Senin, 11 Mei 2015

Sistem Bangunan


Sebuah sistem dapat didefinisikan sebagai suatu susunan bagian-bagian yang saling berhubungan atau saling tergantung satu sama lain yang membentuk sebuah kesatuan kompleks dan berlaku untuk satu fungsi. Sebuah bangunan dapat diartikan sebagai wujud fisik dari beberapa sistem dan subsistem yang saling berhubungan, terkoordinasi, terintegrasi satu sama lain sekaligus dengan wujud tiga dimensinya, serta organisasi spasialnya secara utuh.



Sistem struktural sebuah bangunan dirancang dan dikonstruksi untuk dapat menyokong dan menyalurkan gaya gravitasi dan beban lateral ke tanah dengan aman tanpa melampaui beban yang diizinkan atau yang dapat ditanggung oleh bagian­-bagian sistem struktur itu sendiri.
·         Substruktur atau struktur bawah: adalah struktur dasar yang membentuk fondasi sebuah bangunan.
·         Struktur: berupa kolom, balok, dan dinding penopang menyokong struktur lantai dan atap.
·         Superstruktur atau struktur atas: adalah perpanjangan vertikal bangunan di atas fondasi.
Dari elemen-elemen bangunan tersebut diatas, selanjutnya dapat disusun sedemikian sehingga sesuai dengan fungsinya masing-masing dan seefisien mungkin, karena elemen yang satu terhadap yang lain saling berkaitan menjadi satu kesatuan yaitu yang disebut gedung atau rumah.

Sistem selubung merupakan cangkang atau selimut bangunan yang terdiri dari atap, dinding eksterior,  jendela,  dan pintu.
·         Atap dan dinding eksterior melindungi ruang­-ruang interior dari cuaca, mengkontrol kelembaban, panas, dan aliran udara dengan susunan lapisan komponen konstruksi.
·         Dinding eksterior dan atap juga meredam kebisingan, serta memberikan keamanan dan privasi bagi penghuni bangunan.
·         Pintu memberikan akses fisik.
·         Jendela memberikan akses terhadap cahaya, udara, dan pemandangan.
·         Dinding interior dan partisi membagi ruang interior bangunan menjadi satuan ruang-ruang yang lebih kecil.

Sistem mekanikal bangunan memberikan pelayanan yang penting bagi bangunan, diantaranya:
·         Sistem pasokan air menyediakan air untuk konsumsi dan sanitasi penghuni.
·         Sistem pembuangan air membuang limbah cair dan zat organik ke luar bangunan.
·         Sistem pemanas, ventilasi, dan AC (air ­conditioning) mengkondisikan keadaan ruang interior untuk kenyamanan penghuni.
·         Sistem elektrikal mengendalikan, mengukur, melindungi sumber daya listrik bangunan dan men­distribusikannya dengan aman untuk memenuhi kebutuhan .
·         Sistem penerangan, keamanan, dan komunikasi.
·         Sistem transportasi vertikal (lift) membawa crane dan barang dari satu lantai ke lantai lain dalam bangunan bertingkat sedang Ban tinggi.
·         Sistem kebakaran mendeteksi dan memadamkan api.

·         Struktur bangunan bertingkat tinggi mungkin memerlukan sistem pembuangan limbah serta sistem daur ulang.

Related Posts:

  • Rangka Bambu Rangka Bambu Tersedianya bambu yang cukup melimpah di sebagian besar belahan bumi dan sifat mekanisnya yang sangat baik (terutama kuat tariknya),… Read More
  • Rangka Kayu Rangka Kayu Penggunaan sistem rangka kaya biasanya terbatas pada bangunan yang relatif tidak terlalu besar. Pemilihan material kayu saat ini lebih… Read More
  • Struktur Rangka Baja STRUKTUR RANGKA Struktur rangka bangunan berfungsi untuk meneruskan beban vertikal maupun beban horizontal, baik berupa beban tetap, beban hidu… Read More
  • Rangka Beton Bertulang Rangka Beton Bertulang Penggunaan beton bertulang dalam konstruksi gedung sudah umum dilakukan. Beberapa keuntungan menggunakan beton bertulang … Read More
  • Pondasi Adalah Pondasi Pondasi adalah bagian terbawah dari sebuah bangunan - sedangkan substruktur - dibangun sebagian atau seluruhnya di bawah permukaan tanah. … Read More

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Recent Posts